Jumat, 07 Agustus 2015

Tumbuhan kecil



Tumbuhan ini tumbuh dengan bahagianya, tanpa peduli ada yang menggangunya, tanpa peduli Manusia memiliki pandangan kecil terhadapnya, karena jika Manusia lain berniat untuk menggilasnya, dia pun menerimanya tanpa ada ronta-ronta keamarahannya, tetapi Manusia sepertiku melihat sisi keindahan tumbuhan ini dengan cara menjatuhkan kepalaku sejajar dengan si Tumbuhan kecil ini.
Lalu kuambil gadget ku, dan aku memulai mencoba untuk mengabadikannya dengan gayanya yang teramat indahnya, seolah dia sudah berpose dengan kesiapannya memberi tahu diriku akan kesediaan dia untuk aku abadikan.
Dibantu dengan cahaya mentari yang semangat untuk memberitahu kepalaku bahwa ada banyak keindahan yang mampu untuk diraih tanpa harus berusaha dan berkorban yang begitu berarti untuk hidupku yang sekarang, masa lalu, dan masa yang akan datang.
Aku dapati tumbuhan seperti ini dibelakang halaman tempat tinggal nenekku sewaktu aku mudik kemarin. Karena mungkin aku Manusia yang suka menyendiri, Manusia yang suka dengan alam, suka dengan angin, suka dengan yang bersifat asri, yang bersifat permai, yang bersifat damai.
Tapi aku rasa setiap Manusia sama denganku, bedanya mungkin dari cara mereka memelihara dengan baik hati dan jiwanya yang keharusannya secara sigap melihat sesuatu hal yang sulit terlihat untuk belajar menanam sesuatu hal yang bersifat pekat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar